Tetap Produktif Meski Bekerja dari Rumah

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Jenderal Purn. Agus Sutomo,, SE saat memberi arahan di Ruang Palma, Kantor Pusat Jakarta, Senin (1/9).

Jakarta, 1 September 2025 – Bekerja dari rumah, atau work from home, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari pola kerja modern. Ada kalanya kantor memutuskan pegawai menjalankan tugas dari rumah, entah karena situasi darurat, efisiensi, atau sekadar fleksibilitas. Tantangannya, bekerja dari rumah sering kali membuat batas antara kehidupan pribadi dan profesional menjadi kabur.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo, SE, menegaskan pentingnya seluruh jajaran perusahaan tetap fokus bekerja, menjaga soliditas, dan tidak terprovokasi oleh dinamika situasi nasional yang berpotensi mengganggu stabilitas.

Dalam arahannya di Ruang Palma, kantor pusat HK Tower Jakarta, Senin (1/9), Pak Dirut Agus Sutomo mengingatkan agar karyawan fokus pada produktivitas dan tata kelola. Sebagai BUMN baru, Agrinas Palma Nusantara memikul beban berat sekaligus tanggung jawab besar dalam mengelola aset negara, khususnya lahan sawit yang sebelumnya dikuasai pihak swasta atau perorangan secara tidak sah. “Pelan-pelan kita sudah produktif. Kuncinya adalah kemandirian, kebersamaan, dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG),” katanya.

Nah bagaimana agar produktivitas tetap terjaga, meski sedang bekerja dari rumah. Berikut dirangkum dari sejumlah sumber, yang memberi kiat dan langkah sederhana yang bisa diterapkan agar tetap produktif meskipun bekerja dari rumah.

Ilustrasi bekerja dari mana saja (work from anywhere). (Foto: Divisi Komunikasi/DC)
  1. Jadwal dan Rutinitas

Disiplin waktu menjadi kunci utama. Membuat jadwal kerja yang jelas membantu membedakan kapan saatnya bekerja dan kapan beristirahat. Rutinitas pagi, seperti bersiap seakan berangkat ke kantor, dapat membantu menjaga fokus. Begitu pula rutinitas sore, yang memberi sinyal bahwa pekerjaan hari itu selesai.

  1. Ruang Kerja Khusus

Tidak kalah penting adalah menyiapkan area kerja khusus. Pilih sudut rumah yang tidak dipakai untuk aktivitas lain, sehingga pikiran lebih mudah masuk ke mode kerja. Pastikan pencahayaan memadai, suhu ruangan nyaman, serta minim gangguan. Hindari bekerja dari tempat tidur agar produktivitas tidak menurun.

  1. Teknologi dan Kolaborasi

Bekerja jarak jauh sangat bergantung pada teknologi. Aplikasi seperti Slack, Microsoft Teams, atau Google Workspace dapat memudahkan komunikasi dan kolaborasi. Koneksi internet yang stabil menjadi syarat mutlak agar pekerjaan tak terganggu.

Ilustrasi bekerja dari rumah (work from home) (Foto: Divisi Komunikasi/MRR)
  1. Menjaga Koneksi dengan Tim

Meski terpisah ruang, interaksi dengan rekan kerja tetap penting. Pertemuan virtual secara rutin membantu menjaga alur kerja sekaligus memperkuat ikatan sosial. Berpartisipasi aktif dalam grup komunikasi tim memastikan semua anggota tetap terinformasi.

  1. Batasan dan Gangguan

Salah satu risiko work from home adalah jam kerja yang melebar tanpa batas. Karena itu, tetapkan jam kerja yang tegas. Hindari kebiasaan memeriksa email atau pesan kerja di luar waktu yang ditentukan. Komunikasikan pula jadwal kerja kepada anggota keluarga agar gangguan bisa diminimalkan.

  1. Pentingnya Istirahat

Produktivitas tidak selalu ditentukan oleh lamanya waktu di depan layar. Justru, memberi jeda singkat setiap jam bisa membantu mengembalikan konsentrasi. Jangan lupakan waktu makan siang, istirahat dari layar, dan menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Adapun Pak Agus Sutomo dalam pesannya menegaskan bahwa tanggung jawab akhir tetap berada di pundaknya sebagai Direktur Utama, namun setiap individu harus bekerja sesuai peran masing-masing dengan penuh integritas dan saling menghormati, terutama pada pimpinan dan seniornya. “Jangan serampangan, jangan buang waktu. Jadilah karyawan Agrinas Palma yang bersih, produktif, dan mampu memberikan prestasi,” pungkasnya. **

Tim Divisi Komunikasi, Hubungan Kelembagaan dan Media Kreatif
Kepala Divisi Renaldi Zein, MSi
Penulis: Kasubdiv Komunikasi, Natalia Santi,
Foto: Muhammad Revanza Refikasah, Devano Christian

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like these