
Jakarta, 22 Juli 2025 — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) turut berpartisipasi aktif dalam simulasi penanganan ancaman bom yang digelar Building Management Gedung HK Tower, Jakarta Timur, sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan dan keamanan gedung, Selasa (22/7). Simulasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim keamanan internal, koordinator tanggap darurat, hingga tim Gegana dan Kepolisian Sektor Jatinegara.
Simulasi dilaksanakan berdasarkan Surat Pemberitahuan Building Manager HK Tower. Dalam kegiatan tersebut, para karyawan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) turut mengikuti skenario dan prosedur tanggap darurat yang telah ditetapkan.
Turut berpartisipai langsung jalannya simulasi, Divisi K3 PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama security, Bapak Nanang Kurniawan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan kerja. Kehadiran Divisi K3 menjadi bagian penting dalam evaluasi kesiapan internal perusahaan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kantor PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Dari Agrinas Palma hadir antara lain Kepala Keamanan & K3 Bapak Brigjen TNI (Purn). Syarifudin Harahap, Bapak Gagah Syafputra, Kadep Pengamanan Kegiatan, Rizky Wulandari, Kadep SMK3, Kolonel (Purn). Anto, Kasubdiv Pengamanan Kegiatan, Bapak Dalimun. Floor Warden I dan Bapak Nanang Kurniawan sebagai Floor Warden II.
Simulasi dimulai pukul 13.15 WIB, diawali dengan ditemukannya sebuah tas warna hitam mencurigakan yang diletakkan oleh seorang “pelaku” (diperankan oleh petugas keamanan) di area rak makanan dekat Posko Security. Setelah menerima ancaman via telepon, petugas resepsionis segera mencatat informasi dan melaporkannya kepada petugas keamanan.
Selanjutnya, proses koordinasi berjenjang dilakukan: dari Danru Security ke Chief Security, lalu ke Koordinator Tanggap Darurat dan Kepolisian setempat. Chief Security memerintahkan penyisiran seluruh lantai gedung oleh Floor Warden dan tim keamanan. Area di sekitar lokasi benda mencurigakan langsung disterilkan, termasuk area parkir VVIP dan sekitar kedai kopi di lantai dasar Gedung HK Tower.
Sekitar pukul 13.50, Tim Gegana dari Polda Metro Jaya tiba di lokasi. Setelah meninjau koper mencurigakan menggunakan alat pendeteksi, Tim Gegana menyatakan bahwa benda tersebut adalah simulasi bom bertipe low explosive. Proses evakuasi penghuni gedung pun dilakukan melalui tangga darurat ke titik kumpul di sisi selatan gedung.
Sterilisasi akses keluar-masuk gedung dilakukan, termasuk penutupan pintu Trikarya, Biru Laut, dan akses kendaraan. Banner peringatan dan standing signage dipasang sebagai penanda. Sekitar pukul 14.30, bom berhasil “diamankan” dengan metode peledakan terkendali oleh Tim Gegana di lokasi yang telah dikosongkan.
Penyisiran lanjutan memastikan tidak ada lagi benda mencurigakan. Polsek Jatinegara menyatakan situasi aman, dan Koordinator Tanggap Darurat mempersilakan seluruh penghuni kembali ke lantai masing-masing pukul 15.00.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh karyawan tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan dengan tenang, sesuai dengan pedoman simulasi. Penggunaan lift dan tangga darurat dihentikan sementara hingga dinyatakan aman oleh pihak Building Management HK Tower.
Simulasi ini bertujuan menguji kecepatan respons, koordinasi antarunit, serta kesiapan prosedural bila terjadi ancaman nyata. Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan QHSSE PT Hutama Karya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh penghuni gedung.

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), sebagai salah satu penghuni Gedung HK Tower, turut berpartisipasi aktif dalam simulasi ini. Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang agroindustri tersebut mengerahkan perwakilan staf dan Floor Warden dari kantor pusatnya yang berada di lantai 9, sebagai bagian dari komitmen terhadap budaya keselamatan dan tanggap darurat di lingkungan kerja.
Koordinator Tanggap Darurat Gedung HK Tower, Yabani, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan melatih koordinasi lintas fungsi, meningkatkan kewaspadaan penghuni gedung, serta memastikan prosedur tanggap darurat berjalan sesuai standar.
Ipda Yudha dari Satuan Gegana Brimob, menyampaikan simulasi terorisme atau kesiapan menghadapi ancaman bom tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi dan pencegahan. “Kita harus selalu siap siaga. Ancaman bisa berasal dari pihak luar maupun internal,” kata Ipda Yudha kepada Tim Divisi Komunikasi Agrinas Palma.
Nanang Kurniawan selaku Floor Warden di Agrinas Palma menjelaskan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan latihan tanggap darurat untuk menghadapi ancaman bom. Simulasi dilakukan sebagai langkah preventif agar seluruh tim sudah terlatih apabila kejadian sesungguhnya terjadi.

“Sejumlah personel seperti Pak Peltu Dalimun, Pak Anto, Mas Gaga, dan Mbak Rizky dari tim keamanan internal serta perwakilan dari K3 turut berperan aktif,” kata Nanang.
Latihan ini juga melibatkan skenario evakuasi melalui tangga darurat dan penyaksian langsung simulasi ledakan sebagai bagian dari uji kesiapsiagaan.
Pak Nanang juga menyampaikan bahwa koordinasi dalam simulasi ini berjalan baik, melibatkan kolaborasi antara tim internal dan Building Management dari Hutama Karya. Ia menekankan bahwa peralatan keamanan yang dimiliki oleh Agrinas Palma sudah lengkap dan sesuai dengan SOP, yang seragam dengan standar di lokasi lain.
Ke depan, Agrinas Palma juga merencanakan simulasi kebakaran sebagai bentuk lanjutan dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan seluruh penghuni gedung terhadap berbagai potensi ancaman.
Harapan Pak Nanang, kegiatan ini bisa menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan dan kewaspadaan dalam situasi darurat.
Simulasi ini adalah bagian dari implementasi komitmen QHSSE PT Hutama Karya dan para tenant, termasuk PT Agrinas Palma Nusantara, dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, siaga, dan tangguh terhadap berbagai risiko keamanan.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung pentingnya kesadaran risiko dan kesiapsiagaan lingkungan kerja yang aman dan responsif terhadap situasi darurat.
Satu dekade silam, teror bom pernah menghantui Jakarta dan beberapa tempat lainnya. Karena itu upaya mitigasi dan pencegahan sangat penting untuk dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kewaspadaan pada ancaman serangan bom.
Kepala Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan
Renaldi Zein, MSi
Tim Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan
Natalia Santi, Devano Christian, Muhammad Revanza Refikasah, Nabila Afianisa, Rio Prabowo,
Tim Media Kreatif
Nurhasanah Shihab, Afif Bariski Demayora, Annisa, Nadya

