
Bogor, 14 Juni 2025 – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) (APN) menguatkan kerja sama dengan IPB Unversity secara resmi melanjutkan kerja sama strategis yang telah dimulai melalui penandatanganan MoU sebelumnya. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang luas dan kaya, khususnya dalam bidang pertanian dan energi terbarukan terwujud melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Dramaga, IPB University, Sabtu (14/6).
Penandanganan dilakukan oleh Direktur Bisnis dan Pengembangan Industri PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Prof. Dr. Edi Slamet Irianto MSi, CFA dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M. Agr. disaksikan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur, Dr. Alim Setiawan Slamet, S.T.P., M.Si.
Prof. Edi, menegaskan bahwa APN, yang memiliki fokus utama pada sektor perkebunan kelapa sawit, diberikan mandat besar oleh negara untuk mendukung tiga pilar strategis. Yaitu, ketahanan energi nasional melalui pengembangan bioenergi. Ketahanan pangan, termasuk penyediaan protein hewani melalui program integrasi sawit-sapi (SISKA). Serta ketahanan penerimaan negara, lewat hilirisasi kelapa sawit untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kontribusi terhadap industri nasional.
“Presiden RI menaruh harapan besar agar Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri dalam energi baru dan terbarukan. Oleh karena itu, APN bersama IPB akan membentuk pusat riset bersama,” kata Prof. Edi. Pusat riset tersebut akan fokus pada perbaikan bibit sawit, pengelolaan lahan dan nutrisi tanaman. Serta teknik penanaman dan pengendalian hama-penyakit.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian, melainkan terus berlanjut ke tingkat implementasi di lapangan dan pusat riset. Kolaborasi ini juga ditargetkan menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045, terutama dalam memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional berbasis kelapa sawit
“Semoga penandatanganan PKS tidak berhenti, akan terus berlanjut di lapangan, lahan dan pusat-pusat penelitian, kita akan segera membangun pusat penelitian IPB dan Agrinas Palma,” kata Prof. Edi seusai menandatangani Perjanjian Kesepakatan Kerja Sama.
Adapun Dr. Alim, selaku Pelaksana Harian Rektor IPB University, menyambut baik kesepakatan lewat lantunan pantun.
“Tanam padi biar berisi, sudah berisi, jadikan beras, selamat datang di IPB University, semoga PKS ini langsung kita tindak lanjuti dengan antusias,” kata Dr. Alim, yang langsung disambut gembira semua yang hadir, para dekan dan guru besar dari IPB University, serta jajaran pejabat dari PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Kolaborasi ini menandai semangat baru dalam penguatan sinergi antara dunia riset dan industri kelapa sawit.
Prof. Sudradjat, Ketua Tim Pengolahan Kelapa Sawit Mini, memaparkan lima ruang lingkup kerja sama utama yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Antara lain, pertama, peningkatan produktivitas tanaman sawit. Fokus utama adalah pengembangan teknologi pemupukan, pengendalian hama, serta pembangunan depo pendukung di lapangan. Ini diharapkan dapat meningkatkan hasil kebun secara signifikan dan berkelanjutan.
Kedua, nilai tambah produk sawit. Peningkatan nilai ekonomi produk sawit menjadi prioritas kedua, termasuk di dalamnya pengembangan produk turunan seperti gula industri. Salah satu peneliti bahkan telah berhasil mengembangkan gula dari kelapa sawit yang berpotensi menjadi terobosan nasional.
Ketiga, pemanfaatan limbah dan biomaterial. Kerja sama juga meliputi pemanfaatan limbah sawit menjadi produk berguna, seperti pakan ternak, biopelet, dan bahan biomaterial lain. Langkah ini sekaligus mendukung prinsip zero waste di sektor perkebunan.
Keempat, optimalisasi lahan sawit. Ruang lingkup ini mencakup pemanfaatan land bank, perbaikan kesuburan tanah, serta pendampingan replanting melalui pendekatan teknologi berbasis SISKA (Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit) yang dikembangkan Prof. Nahrowi dan tim.
Kelima, pengembangan riset dan pendidikan. Program ini menempatkan Jonggol sebagai pusat penelitian Agrinas Palma, didukung sistem di lapangan di berbagai wilayah. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan inovasi baru dan SDM unggul untuk industri sawit masa depan.
Perjanjian Kerja Sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diteken antara Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Letjen TNI Purn. Agus Sutomo dengan Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., MSc., di Sekolah Bisnis IPB University, Bogor pada Jumat, 23 Mei 2025 lalu.

Nota Kesepahaman atau MoU APN dengan IPB University tersebut mencakup lima bidang utama: pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan perkebunan dan agroindustri, serta inisiatif lain yang disepakati bersama.
Kerja sama antara Agrinas Palma Nusantara (APN) dan IPB University memperkuat kolaborasi strategis antara dunia industri dan akademik. Kolaborasi ini menyatukan kekuatan IPB University dalam pendidikan dan riset pertanian dengan peran APN sebagai BUMN di sektor perkebunan. Sinergi ini membuka peluang besar untuk mempercepat inovasi dalam pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan. APN dan IPB University bersama-sama mendorong pengembangan industri hilir berbasis perkebunan secara berkelanjutan dan berdaya saing. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen menciptakan dampak nyata bagi kemajuan sektor pertanian dan perkebunan Indonesia.
Selain Prof. Edi Slamet Irianto, MSi, CFA selaku Direktur Bisnis dan Pengembangan Industri, dari PT APN hadir pula Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Sutrisno,Kepala Sub Divisi Riset Okky Aditya Pratama, Kepala Sub Divisi Pengembangan Dian Kurniawati, Kepala Sub Divisi Peternakan Wahyu Saptonohadi serta Zulham Koto dari Komite Audit PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Adapun dari IPB University selain Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M. Agr. dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur, Dr. Alim Setiawan Slamet, S.T.P., M.Si., hadir pula Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Suryo Wiyono, MSc, Agr, Ketua Tim Laboratorium Riset Pengolahan Kelapa Sawit Mini, Prof. Dr. Sudradjat, Guru Besar Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Nahrowi, MSc, Prof. Dr. Ir. Muhammad Ridla, M.Agr, dan Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, MSc. Agr, Dr. Siti Nikmatin, serta Dr. Alfian Helmi dari Direktorat Kerjasama, Komunikasi dan Pemasaran IPB University.
Tim Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero): Natalia Santi, Devano Christian, Muhammad Revanza Refikasah

