Direktur SDM dan Umum Memed Kosasih Setia Putra: Agrinas Palma Nusantara Memberikan Solusi Terbaik untuk Semua

Kunjungan Direktur SDM dan Umum Memed Kosasih Setia Putra ke Kantor Regional Riau 1.

Jakarta, 16 Juli 2025 – Memed Kosasih Setia Putra, Direktur SDM dan Umum PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), menceritakan perjalanannya bergabung dengan perusahaan tersebut. Awalnya, ia sempat mengira pesan dari WhatsApp tentang undangan pembekalan yang masuk dini hari adalah penipuan. “Saya pikir, ini penipuan,” kata Memed Kosasih Setia Putra, tertawa.

Namun, setelah dikonfirmasi oleh kolega lamanya, Zulham S. Koto (Direktur Bisnis dan Komersial Agrinas Palma), undangan itu terbukti nyata. Pak Memed, yang kala itu masih menjabat sebagai Wakil Direktur Utama di sebuah perusahaan perkebunan sawit di Bengkulu dan COO (Chief Operating Officer) di perusahaan perkebunan berbasis Singapura, diminta untuk bergabung dengan Agrinas Palma Nusantara.

Meskipun masih memegang dua posisi penting, ia langsung menjawab hanya 1 kata “Siap” setelah bertemu langsung dengan Direktur Utama, Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, dan mendengar bahwa tugas ini merupakan amanah dari Bapak Presiden.

Ia pun rela meninggalkan semua jabatannya demi mengemban amanah baru sebagai Direktur SDM dan Umum Agrinas Palma Nusantara , menggantikan Mayjen TNI Purn. Dr. Bachtiar Utomo.

Memed Kosasih Setia Putra, Direktur SDM dan Umum, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)


Solusi Berkelanjutan untuk Semua Pemangku Kepentingan

Memed Kosasih sangat meyakini bahwa kehadiran Agrinas Palma harus menjadi solusi terbaik, tidak hanya untuk segelintir orang, tetapi untuk seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan, masyarakat sekitar, dan negara.

Visi ini diwujudkan dengan menghadirkan kepastian kerja, menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat, dan memastikan semua hak karyawan terpenuhi secara adil.

Baginya, Agrinas Palma Nusantara adalah pengelola titipan negara yang berlandaskan etika dan tanggung jawab. Ia menegaskan, karyawan yang bekerja dengan baik akan menerima hak-haknya secara penuh.

Mengelola kebun sawit bukanlah pekerjaan instan. Tanaman, seperti manusia, adalah makhluk hidup. “Kalau salah mengelola, dampaknya bukan hari ini, tapi lima, sepuluh, bahkan dua puluh lima tahun ke depan,” kata Pak Memed, yang sudah berkecimpung di industri sawit sejak 1995.

Pak Memed menekankan pentingnya kompetensi SDM, mulai dari pemilihan bibit unggul hingga manajemen kebun yang berkelanjutan. Kesalahan dalam memilih bibit, misalnya, dapat menjadi kesalahan investasi selama seperempat abad.

Keberhasilan baginya bukan sekadar produktivitas, melainkan keberlanjutan. Visi yang dibawa Pak Memed di Agrinas Palma selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan stabilitas nasional.

Untuk mencapai hal tersebut, ia membangun struktur organisasi yang jelas dan kuat, didukung sistem matrix authority yang memastikan sinergi setiap peran dan tanggung jawab.

Etika dan Kejujuran sebagai Fondasi

Selama perjalanan kariernya di berbagai perusahaan, seperti Astra, Wilmar, Pacrim Palm Oil, dan perusahaan internasional lainnya, Pak Memed mendapatkan banyak pelajaran berharga.

Dari perusahaan Inggris, ia belajar tata kelola perusahaan yang bersih. Dari Wilmar, ia belajar pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Semua pengalaman ini ia bawa ke Agrinas, mengintegrasikan visi jangka panjang, kedisiplinan organisasi, dan kejujuran personal.

Integritas adalah fondasi utama bagi Pak Memed. Ia menolak tawaran yang bertentangan dengan kode etik, karena baginya, bekerja dengan jujur akan
membawa ketenangan. “Kalau kita kerja dengan jujur, kita bisa tidur nyenyak. Kita bisa makan dengan tenang,” kenangnya, mengutip nasihat sang ayah, yang juga mantan pegawai kebun. “Jadi saya, istilahnya, nggak neko-neko lah.”

“Belanja Masalah” untuk Solusi Inovatif

Salah satu metode unik yang diterapkan Pak Memed adalah “belanja masalah.” Ia memilih menghadapi dan mendekati persoalan dengan mengumpulkan para manajer dan asisten untuk diskusi terbuka.

Masalah-masalah yang teridentifikasi kemudian disusun menjadi rencana perbaikan konkret dan dikomunikasikan lintas
direktorat.

Baginya, komunikasi adalah aliran darah perusahaan; jika tersumbat, perusahaan bisa lumpuh. Oleh karena itu, keterbukaan dan diskusi adalah budaya kerja yang ia bangun sejak awal.

Mengelola Titipan Negara dengan Integritas

Sebagai pengelola aset sitaan negara, Agrinas Palma Nusantara menghadapi tantangan besar yakni harus menerapkan praktik pertanian terbaik (good agriculture practices) tanpa bisa mengubah struktur hukum dan kepemilikan aset. Namun, Pak Memed melihat peluang di balik keterbatasan tersebut.

Agrinas Palma Nusantara tidak hanya menjaga aset, tetapi juga menciptakan nilai tambah, seperti menjaga lapangan kerja, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, dan menyemai masa depan.

Pak Memed menekankan pentingnya menjadi seorang visioner sekaligus jujur. “Yang kita harus ada itu adalah visionaris dan jujur. Keduanya harus ada. Kunci sukses saya itu. Visionaris dan jujur.” Baginya, pekerjaan adalah ibadah, sehingga tidak ada tempat untuk agenda pribadi.

Tujuannya adalah memajukan perusahaan. Kini, di bawah kepemimpinan Memed Kosasih, Agrinas Palma Nusantara tidak hanya mengelola ribuan hektare lahan, tetapi juga menyemai harapan untuk masyarakat, karyawan, dan masa depan bangsa.

Dengan visi yang jelas, integritas tanpa kompromi, dan komitmen membangun sistem profesional, ia optimis Agrinas Palma dapat menjadi model pengelolaan aset negara yang berkelas dunia.

Tim Divisi Komunikasi
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like these