
Jakarta, 7 Juli 2025 — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memberikan pembekalan akhir kepada 48 pegawai yang tergabung dalam Batch IV sebelum diberangkatkan ke empat wilayah penugasan. Kegiatan berlangsung secara hybrid di Kantor Pusat PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jakarta, Senin (7/7).
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum, Ir. Memed Kosasih Setia Putra, menyampaikan arahan langsung kepada para peserta yang akan menjalankan tugas di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Riau. Dalam sambutannya, Memed menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar pengiriman tenaga kerja, melainkan misi membawa perubahan.
“Kami tidak hanya mengirim tenaga, tapi juga semangat pembaruan. Mereka adalah representasi perusahaan di lapangan,” ujar Memed.
Ia menekankan pentingnya integritas, ketahanan mental, serta kesiapan karakter dalam menghadapi dinamika kerja di lapangan. Para pegawai yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan pelatihan menyeluruh.
“Mereka telah disiapkan, bukan hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga dari sisi karakter dan mentalitas. Mereka akan menjadi garda terdepan perusahaan,” katanya.
Pembekalan juga dihadiri Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, SE. Ia mengingatkan agar para pegawai menjaga kepercayaan yang telah diberikan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sebagai bagian dari badan usaha milik negara yang menjalankan amanat negara.
Sebanyak 48 pegawai Batch IV akan memperkuat operasional perusahaan dalam mengelola aset negara, khususnya aset perkebunan kelapa sawit yang tengah dalam proses hukum. Aset-aset tersebut kini dikelola oleh Agrinas Palma Nusantara untuk dimanfaatkan secara produktif dan bernilai tambah bagi negara.
Kolonel Arm (Purn) M. Jajar, salah satu peserta pembekalan, menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang diberikan. Ia menilai pembekalan memberikan arah dan pemahaman yang komprehensif mengenai tugas di lapangan.

“Materinya sangat menggugah dan memberi arah yang jelas tentang peran, wewenang, serta tanggung jawab kita dalam mengelola persawitan. Kita harus bekerja dengan dedikasi tinggi, tidak lengah, dan jangan sampai menjadi beban tim,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan menjauhi sikap negatif.
“Jangan menjadi toksik, parasit, atau benalu. Pegang teguh nilai-nilai luhur seperti Saptamarga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Nilai-nilai itu adalah fondasi moral yang akan menjaga kita tetap kuat, tangguh, dan bermartabat dalam setiap penugasan,” kata Jajar.
Adapun Kolonel TNI Purn. Akhmad Amroji yang akan bertugas di Kalimantan Tengah merasa arahan dari para Direksi Agrinas Palma bermanfaat sangat bermanfaat. “Menurut kami, arahan tersebut sangat bermanfaat sebagai sumber informasi sekaligus bekal awal untuk melaksanakan tugas di lapangan secara optimal,” kata Akhmad.
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bertugas untuk mengelola aset-aset titipan dari negara. Perusahaan mengelola dengan prinsip Good Agricultural Practices demi menjaga keberlanjutan nilai ekonomi aset. Jika dibiarkan tanpa penanganan, aset tersebut berisiko rusak, membutuhkan biaya pemulihan yang besar, serta kehilangan nilai secara signifikan.
Saat ini PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mendapat amanah untuk mengelola sekitar 480 ribu hektare lahan, belum termasuk lahan kerja sama operasi (KSO), yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Antara lain Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur serta Papua.
Penulis : Natalia Santi
Editor : MRR/ANN

