Bengkalis, Riau, 18 Juni 2025 – Suasana hangat dan bersahabat menyelimuti saat rombongan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) hadir dalam kegiatan sosialisasi pada Selasa sore yang cerah. Di tengah semilir angin perkebunan dan harapan para petani, Kepala Subdivisi Hubungan Kelembagaan dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Direktorat Perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Farah Valensiyah Inggrid B.A. (Hons), M.A., menyampaikan langsung visi dan misi perusahaan kepada Kelompok Tani Masyarakat Duri XIII.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara BUMN bidang perkebunan itu dengan masyarakat petani lokal. Inggrid menegaskan bahwa transformasi PT Indra Karya menjadi Agrinas Palma Nusantara tak sekadar perubahan nama, tetapi juga perubahan paradigma.
“Kami ingin membangun ekosistem perkebunan yang memberdayakan, bukan menggantikan. Petani adalah mitra strategis kami,” ujar Inggrid dalam sambutannya.

Visi dari Hati
Di hadapan sejumlah kelompok tani, Inggrid menyampaikan bahwa Agrinas Palma membawa semangat baru dalam pembangunan berkelanjutan.
Visi perusahaan, yakni menjadi perusahaan kontributor utama energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan swasembada energi nasional, diterjemahkan dalam sejumlah misi konkret: pemberdayaan petani, peningkatan produktivitas lahan, serta tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
Dalam visi yang besar untuk mengoptimalisasi implementasi Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3.”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”
Melalui pendekatan partisipatif, Inggrid juga membuka ruang dialog. Sejumlah petani menyampaikan aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi, mulai dari kesulitan pupuk hingga akses pasar yang terbatas. Inggrid menanggapi dengan penuh empati dan menawarkan kemungkinan pendampingan melalui program TJSL.

Langsung dari Akar Rumput
Ketua Kelompok Tani Satya Muda Dalimunthe menyambut baik kehadiran Agrinas. Ia mengaku merasa dihargai karena perusahaan turun langsung mendengarkan suara petani.Inggrid menyebut, ini bukan kunjungan terakhir, melainkan awal dari perjalanan panjang membangun kepercayaan.
“Kami tak ingin sekadar hadir di kertas. Kami ingin benar-benar hadir di kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam sosialisasi tersebut dari Kantor Regional APN Riau, General Manager KSO Riau Brigjen TNI Purn. DR (HC). Herwin Suparjo S.Sos, SH, Asisten Manager Letkol TNI Purn. Pagar Lindo Sejahtera Hutabarat SH, para staf Recky Septiandi ST, Diki Wibowo S.Sos.
Sekretaris Desa Pamesi Hamidun Majid mengharapkan kemitraan dengan APN akan terus berlanjut.”Kami sebagai pemerintah Desa, mendukung sosialisasi tersebut. Kami memohon untuk kemitraan pihak APN dengan pemerintah Desa untuk keterlibatan nya dalam perawatan jalan kita menuju keluar desa, ” kata Hamidun.
Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Divisi Hubungan Kelembagaan Direktorat Perkebunan, dipimpin Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Direktorat Perkebunan Agrinas Palma Nusantara, Dr. Triana Dewi Seroja SH, M.Hum bersama Divisi Komunikasi dan Divisi Hukum dan Kepatuhan Pusat APN ke Kantor Regional Riau yang diwakili Kepala Departemen Hukum dan Kepatuhan Achmad Faisal SH, MH, Kepala Departemen Hukum, Direktorat Perkebunan Dian Dewi Chandrawati SH, MH, dan Andrey Pratama, S. Sos Kepala Departemen Hubungan kelembagaan dan TJSL juga Kepala Divisi Keamanan dan K3, Brigjen TNI Purn. Syarifudin Harahap SH, MM.
Dengan pertemuan ini, Desa Pamesi bukan lagi sekadar titik di peta perkebunan Riau. Ia menjadi saksi mula tumbuhnya kolaborasi antara negara melalui BUMN dan rakyat pengelola lahan. Agrinas Palma Nusantara memulai langkahnya dengan mendengarkan, dan dari sanalah kepercayaan mulai tumbuh.
Kepala Subdivisi Komunikasi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Natalia Santi, melaporkan dari Bengkalis, Riau.

